PERSEPSI DAN ATRIBUSI
Persepsi
merupakan proses kognitif kompleks yang menghasilkan gambaran dunia yang
unik,yang mungkin agak berbeda dari realita.Persepsi berbeda dengan
sensasi,persepsi lebih kompleks,interaktif
dan lebih luas dari pada sensasi ,
Subproses
persepsi terjadi keika seseorang
dihadapkan pada stimulus atau situasi,selain situasi yang mempengaruhi persepsi adalah proses kognitif yaitu meliputi
registrasi,interpretasi,dan umpan balik.
Persepsi subliminal adalah stimulus berada di ambang bawah sadar.
faktor perhatian dalam selektivitas yang mempengaruhi persepsi :
Persepsi subliminal adalah stimulus berada di ambang bawah sadar.
faktor perhatian dalam selektivitas yang mempengaruhi persepsi :
1.
Intensitas yaitu semakin kuat stimulus
eksternal,semakin dapat dirasakan efeknya.
2.
Ukuran yaitu semakin besar objek semakin
mungkin dirasakan.
3.
Kontras yaitu stimulus eksternal yang
muncul berlawanan dengan latar belakang atau yang tidak diharapkan akan
memperoleh perhatian.
4.
Pengulangan yaitu bahwa stimulus yang
berulang-ulang lebih memperoleh perhatian.
5.
Gerakan yaitu orang akan member
perhatian lebih pada objek yang bergerak dari pada tidak bergerak.
6.
Baru dan familier menyatakan bahwa
situasi yang baru dan familier dapat enrik perhatian lebih besar
Faktor
perhatian internal meliputi motivasi,pengetahuan dan kepribadian.
Organisasi perceptual terfokus pada apa yang terjadi didalam proses persepsi jika informasi dari situasi tertentu diterima:
Organisasi perceptual terfokus pada apa yang terjadi didalam proses persepsi jika informasi dari situasi tertentu diterima:
1.
Figur Dasar
prinsip nya yaitu bahwa objek yang ditanggapi muncul terpisah dari latar belakang umum objek tersebut.
prinsip nya yaitu bahwa objek yang ditanggapi muncul terpisah dari latar belakang umum objek tersebut.
2.
Pengelompokan persepsi
prinsipnya bahwa terdapat kecenderungan dalam mengelompokan beberapa stimulus secara bersama-sama dalam pola yang dapat dikenali.
prinsipnya bahwa terdapat kecenderungan dalam mengelompokan beberapa stimulus secara bersama-sama dalam pola yang dapat dikenali.
Faktor
pengelompokan:
a. Closure,
bahwa orang menanggapi sesuatu secara keseluruhan
b. Kontinuitas,bahwa
seseorang cenderung dapat menerima urutan atau pola kelanjutan.
c. Proksimitas,bahwa
kelompok stimulus yang berdekatan akan ditanggapi sebagai pola keseluruhan dari
bagian-bagian bersama.
d. Kesamaan,bahwa
semakin besar kesamaan stimulus,semakin besar kecenderungan menanggap mereka
sebagai suatu kelomok umum
.
a.
Konstansi perceptual
Yaitu konstansi memberikan rasa stabilitas dalam dunia yang selalu berubah,contoh warna,bentuk ukuran dan lokasi objek.
Yaitu konstansi memberikan rasa stabilitas dalam dunia yang selalu berubah,contoh warna,bentuk ukuran dan lokasi objek.
b.
Konteks Perseptual
bahwa konteks member arti dan nilai untuk menyederhanakan stimulus,objek,peristiwa,situasi dan orang lain dalam lingkungan.
bahwa konteks member arti dan nilai untuk menyederhanakan stimulus,objek,peristiwa,situasi dan orang lain dalam lingkungan.
c.
Persepsi social
Karakteristik orang yang menilai dan orang yang dinilai :
Karakteristik orang yang menilai dan orang yang dinilai :
1. Mengenali
diri sendiri memudahkan melihat orang lain secara akurat
2. Karakteristik
seseorang mempengaruhi karakteristik yang dilihatnya pada orang lain
3. Orang
yang menerima dirinya kemungkinan besar dapat melihat aspek favorabeldari orang
lain
4. Ketepatan
dalam menilai orang lain bukan keahlian tunggal.
Karakeristik dari orang
yang dinilai mempengaruhi persepsi social:
1.
Status seseorang yang dinilai sangat
mempengaruhi persepsi orang lain terhadap orang tersebut
2.
Orang yang dinilai biasanya digunakan
untuk menyederhanakan aktivitas persepsi yang dinlai
3.
Cirri orang yang dinilai sangat
mempengaruhi orang lain dalam mempersepsikannya
d.
Stereotip
stereoti yaitu kecenderungan dalam menilai seseorang termasuk pada kategori tunggal atau mendeskripsikan kesalahan persepsi.
stereoti yaitu kecenderungan dalam menilai seseorang termasuk pada kategori tunggal atau mendeskripsikan kesalahan persepsi.
e.
Halo effect
kecenderungan menilai seseorang berdasarkan suatu cirri.hallo effect mempunyai komponen nyata dan ilusi
kecenderungan menilai seseorang berdasarkan suatu cirri.hallo effect mempunyai komponen nyata dan ilusi
Atrubusi yaitu mengacu bagaimana orang menjelaskan penyebab perilaku orang lain atau dirinya sendiri.
teori atribusi
1.
Menceri yang masuk akal
2.
Mengatribusikan tindakan orang lain
entah dengan penyebab internal atau dengan penyebab eksternal
3.
Bertindak dengan cara yang logis.
a.
Locus of control
menggunakan locus of control ,penilaian karyawan terhadap hasil mereka saat dikontrol secara internal dan eksternal.
menggunakan locus of control ,penilaian karyawan terhadap hasil mereka saat dikontrol secara internal dan eksternal.
b.
Dimensi stabilitas
bahwa dimensi stabilitas harus dikenali contoh karyawan yang berpengalaman mungkin mempunyai atribusi internal yang stabil mengenai kemampuan mereka namun tidak pada usaha.
bahwa dimensi stabilitas harus dikenali contoh karyawan yang berpengalaman mungkin mempunyai atribusi internal yang stabil mengenai kemampuan mereka namun tidak pada usaha.
c.
Kesalahan atribusi
1. Kesalahan
atribusi fundamenatal yaitu cenderung mengabaikan kekutanan situasional saat
menjelaskan sesuatu dan cenderung menghubungkan perilaku dengan factor personal
2. Mementingkan
diri sendiri yaitu menghubungkan sukses
dengan kemampuan dan usaha mereka dan menghubungkan kegagalan dengan factor
internal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar