DEFINISI DAN
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT
Minat didefinisikan berbeda oleh beberapa
orang ahli namun memiliki tujuan yang sama. Masing-masing ahli
mendefinisikannya sesuai dengan pandangan dan disiplin keilmuan masing-masing.
Menurut kamus lengkap psikologi,
minat (interest) adalah (1)
satu sikap yang berlangsung terus menerus yang menonjolakan perhatian
seseorang, sehingga membuat dirinya jadi selektif terhadap objek yang minatnya,
(2) perasaan yang menyatakan bahwa satu aktivitas, pekerjaan, atau objek itu
berharga atau berarti bagi individu, (3) satu keadaan motivasi, atau satu set
motivasi, yang menuntun tingkah laku menuju satu arah (sasaran) tertentu (dalam
Chaplin, 2008:255).
Menurut Crow & Crow (dalam
Abror, 1993:112) minat adalah sesuatu yang berhubungan dengan daya gerak yang
mendorong kita cenderung atau merasa tertarik pada orang, benda, kegiatan
ataupun bisa berupa pengalaman yang efektif yang dirangsang oleh kegiatan itu
sendiri.
Rast, Harmin dan Simon (dalam
Mulyati, 2004:46) menyatakan bahwa dalam minat itu terdapat hal-hal pokok
diantaranya: (1) adanya perasaan senang dalam diri yang memberikan perhatian
pada objek tertentu, (2) adanya ketertarikan terhadap objek tertentu, (3)
adanya aktivitas atas objek tertentu, (4) adanya kecenderungan berusaha lebih
aktif, (5) objek atau aktivitas tersebut dipandang fungsional dalam kehidupan
dan (6) kecenderungan bersifat mengarahkan dan mempengaruhi tingkah laku
individu.
Definisi minat menurut Shaleh
(2004:262) adalah suatu kecenderungan untuk memberikan perhatian dan bertindak
terhadap orang, aktivitas atau situasi yang menjadi objek dari minat tersebut
dengan disertai perasaan senang.
Berdasarkan
definisi diatas dapat disimpulkan bahwa minat adalah suatu
gejala psikologis yang mempunyai kecenderungan perhatian,ketertarikan serta
menimbulkan perasaan senang terhadap objek tertentu dan mempengaruhi dan
mengarahkan tingkah laku guna mewujudkan tujuan ataupun cita-cita.
Berdasarkan
definisi
minat tersebut dapatlah penulis kemukakan bahwa minat mengandung
unsur-unsur sebagai berikut:
- Minat adalah suatu gejala psikologis
- Adanya pemusatan perhatian, perasaan dan pikiran dari subyek karena tertarik.
- Adanya perasaan senang terhadap obyek yang menjadi sasaran
- Adanya kemauan atau kecenderungan pada diri subyek untuk melakukan kegiatan guna mencapai tujuan.
Dalam percakapan sehari-hari
pengertian perhatian dikacaukan dengan minat dalam pelaksanaan perhatian
seolah-olah kita menonjolkan fungsi pikiran, sedangkan dalam minat seolah-olah
menonjolkan fungsi rasa, tetapi kenyataanya apa yang menarik minat menyebabkan pula
kita kita berperhatian, dan apa yang menyebabkan perhatian kita tertarik
minatpun menyertai kita.” (Dakir. 1971 : 81)
Keinginan atau minat dan kemauan atau kehendak
sangat memengaruhi corak perbuatan yang akan dilakukan seseorang. Minat erat
hubungannya dengan perhatian yang dimiliki. Karena perhatian mengarahkan
timbulnya kehendak pada seseorang. Kehendak atau kemauan ini juga erat
hubungannya dengan kondisi fisik seseorang misalnya dalam keadaan sakit, capai,
lesu atau mungkin sebaliknya yakni sehat dan segar. Juga erat hubungannya
dengan kondisi psikis seperti senang, tidak senang, tegang, bergairah dan
seterusnya (Sobur, 2003:246).
Contoh
: Karena pengalaman yang menyenangkan denga teman-teman dalam bermain bola maka
minat terhadap kegiatan ini akan semakin meningkat.
Minat bersifat egosentris,karena macam minat pada setiap orang berbeda tergantung pada kebutuhan apa yang dirasa menguntungkan orang tersebut.
Minat bersifat egosentris,karena macam minat pada setiap orang berbeda tergantung pada kebutuhan apa yang dirasa menguntungkan orang tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar